- Diterbitkan pada
- 21 September 2026
Nexcity Apps


Nexcity Apps adalah inisiatif mandiri yang saya bangun dari nol untuk mendigitalkan kampung tempat saya tinggal dan menumbuhkannya menjadi ekosistem smart city. Berangkat dari kenyataan sederhana: informasi lokal nyaris tidak pernah mutakhir, dan belum ada satu pun wadah yang menyatukan pengelolaan serta keterlibatan warga.
Cara Platform Bekerja
Sebagai superadmin, saya mendaftarkan RT sebagai mitra dan mencatat penyedia layanan — masjid, sekolah, dan UMKM — masing-masing dengan tanggung jawabnya sendiri:
- Masjid: mengelola dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan penyelenggaraan kurban.
- UMKM: mencatat penjualan dan mengelola stok.
- Sekolah/Institusi: pendaftaran siswa dan pelaporan keuangan.
- RT: data keanggotaan, iuran, dan program kemasyarakatan.
- Warga: akun pribadi untuk pengumuman, program bantuan, iuran, pengaduan, dan lainnya.
Dampak & Adopsi
Meski masih dalam pengembangan aktif, Nexcity sudah dipakai di dua masjid dan lima RT, dengan manfaat yang terasa pada koordinasi, transparansi, dan kerapian pencatatan.
Teknologi & Peran
- Peran: Full-Stack Developer — merancang, membangun, menempatkan ke server, hingga mendampingi pengguna baru.
- Web: backend Yii2 (PHP), frontend Vue.js dan Bootstrap.
- Mobile: Flutter dengan Riverpod, go_router, Dio, dan Hive, disusun dengan arsitektur feature-first agar tiap bagian dapat tumbuh sendiri-sendiri.
Catatan
Tidak ada klien dan tidak ada tenggat di proyek ini. Yang ada hanya satu pertanyaan: apakah teknologi benar-benar bisa merapikan urusan sehari-hari orang kampung, atau hanya menambah satu aplikasi lagi yang tidak dipakai siapa pun.
Status
Berjalan — pengembangan aktif.